kata kita

Showing posts with label resensi. Show all posts
Showing posts with label resensi. Show all posts
  • DOWNLOAD "Wavin Flag" ost FIFA World Cup 2010 South Africa by K'NAAN Free download lagu soundtrack FIFA World Cup South Africa 2010 Official Theme Song, mungkin masih banyak diantara kita yang penasaran dengan Piala Dunia 2010 yang diadakan di Afrika Selatan. termasuk Soundtrack World Cup 2010 siapa penyanyinya ? yup, benar banget lagu Piala Dunia 2010 kali ini diciptakan dan dinyanyikan oleh bintang RAP bernama K'NAAN. jika kalian ingin memiliki atau mendownload Lagu Soundtrack Piala Dunia bisa kalian download melalui link yang disediakan dibawah. Wavin' Flag itulah judul lagunya, terdengar asyik dengan nuansa afrika yang sangat kental terdengar sangat harmonis. musik / Gratis Download Mp3 Lagu FIFA World Cup South Africa 2010 Official Theme Song.

    Download "Wavin Flag" ost FIFA World Cup 2010 South Africa by K'NAAN. Wavin' Flag akan digunakan sebagai elemen musik di seluruh kampanye, termasuk sebagai soundtrack pada semua iklan TV, juga di Piala Dunia FIFA Trophy Tour by Coca-Cola events, fitur pada platform digital online dan banyak lagi. Pengumuman ini dibuat selama konferensi pers global dihadiri oleh Coca-Cola chairman dan CEO Muhtar Kent dan presiden FIFA Sepp Blatter di markas FIFA di Zurich, Swiss. Penyanyi rapper 31 tahun ini lahir di Mogadishu. Pada usia 13 tahun ia berangkat ke New York bersama ibunya dan saudara laki-laki dan akhirnya menetap di Rexdale, Ontario, Kanada. Wavin' Flag adalah satu dari album terbarunya Troubadour dirilis pada tahun 2009.









    Original Version:
    Remix Version:
    ------------------------------------------------------
    berikut ini adalah Lirik lagu Wavin Flag:

    ------------------------------------------------------

    K'NAAN - Wavin Flag (Original Version)

    When I get older
    I will be stronger
    They'll call me freedom
    Just like a wavin flag(x2)

    And then it goes back (x3)
    Oh
    Born to a throne
    Stronger than rome
    But violent prone
    Poor people zone
    But it's my home
    All I have known
    Where I got grown
    Streets we would roam

    Out of the darkness
    I came the farthest
    Among the hardest (survival)
    Learn form these streets
    It can be bleek
    Accept no defeat
    Surrender, retreat

    (So we strugglin')
    Fighting to eat
    (And we wonderin')
    When we'll be free
    So we patiently wait
    For that faithful day
    It's not far away
    But for now we say

    When I get older
    I will be stronger
    They'll call me freedom
    Just like a waving flag
    (And then it goes back x3)

    Ahhho ahhho ahhho

    So many wars, settling scores
    Bringin' us promises leaving us poor
    I heard them say love is the way
    Love is the answer that's what they say

    But look how they treat us
    Make us believers
    We fight there battes
    Then they deceive us
    Try to control us
    They couldn't hold us
    Cause we just move forward
    Just like buffalo soldiers
    (But we strugglin)
    Fighting to eat
    (And we wonderingg)
    When we'll be free
    So we patiently wait
    For that faithfully day
    It's not far away

    But for now we say
    When I get older
    I will be stronger
    They'll call me freedom
    Just like a wavin' flag
    (And then it goes back (3x)

    And then it goes
    When I get older
    I will be stronger
    They'll call me freedom just
    Like a wavin' flag
    (And then it goes back (3x)
    Ahhhooo ahhhoooo ahhhooo

    And then it goes

    And than everybody will be singing it
    And you and I will be singing it
    And we all will be singing it
    Woah woah woah

    When I get older
    I will be stronger
    They'll call me freedom
    Just like a wavin' flag
    (And then it goes back (3x)

    And then it goes
    When I get older
    I will be stronger
    They'll call me freedom
    Just like a wavin' flag
    (And then it goes back (3x)
    A oh a oh a oh

    When I get older
    When I get older
    I will be stronger

    Just like a wavin' flag (3x)
    Flag(x2)
    Just like a wavin' flag'

    -----------------------------------------------------
    untuk yang remix version nih liriknya:
    -----------------------------------------------------

    K’naan – Wavin Flag Lyrics (official worldcup 2010 anthem)

    Give me freedom, give me fire, give me reason, take me higher
    See the champions, take the field now, you define us, make us feel proud
    In the streets are, exaliftin , as we lose our inhabition,
    Celebration its around us, every nation, all around us

    Singin forever young, singin songs underneath that sun
    Lets rejoice in the beautiful game.
    And together at the end of the day.

    WE ALL SAY

    When I get older I will be stronger
    They’ll call me freedom Just like a wavin’ flag
    And then it goes back
    And then it goes back
    And then it goes back

    When I get older I will be stronger
    They’ll call me freedom
    Just like a wavin’ flag
    And then it goes back
    And then it goes back
    And then it goes

    Oooooooooooooh woooooooooohh hohoho

    Give you freedom, give you fire, give you reason, take you higher
    See the champions, take the field now, you define us, make us feel proud
    In the streets are, exaliftin, every loser in ambition,
    Celebration, its around us, every nations, all around us

    Singin forever young, singin songs underneath that sun
    Lets rejoice in the beautiful game.
    And together at the end of the day.

    WE ALL SAY

    When I get older, I will be stronger
    They’ll call me freedom
    Just like a wavin’ flag
    And then it goes back
    And then it goes back
    And then it goes back

    When I get older I will be stronger
    They’ll call me freedom
    Just like a wavin’ flag
    And then it goes back
    And then it goes back
    And then it goes

    Wooooooooo Ohohohoooooooo ! OOOoooooh Wooooooooo

    WE ALL SAY !

    When I get older I will be stronger
    They’ll call me freedom
    Just like a wavin’ flag
    And then it goes back
    And then it goes back
    And then it goes back

    When I get older I will be stronger
    They’ll call me freedom
    Just like a wavin’ flag
    And then it goes back
    And then it goes back
    And then it goes

    Wooo hooooo hohohohoooooo

    And everybody will be singinit

    Wooooooooo ohohohooooo

    And we are all singinit

    akhir kata, selamat mendownload Lagu Piala Dunia 2010. klo mo liat Video Version langsung ajah liat layar dibawah ini yach. :D


    more
  • Bookmark and Share
  • Gita Gutawa: 'HARMONI CINTA,' Kemegahan Orkestra Cinta Remaja Gita Gutawa kembali lagi dengan tetap membawa kesan pertama yang diberikannya dalam album perdananya dua tahun silam: megah, tak kacangan, berkualitas, namun tetap populer dan mudah dinikmati. Dengan suara khas sopran dan gaya menyanyi high pitch yang dimilikinya, Gita menjadi salah satu musisi muda belia yang amat berciri khas. Inilah HARMONI CINTA yang nampaknya mampu mengekor kesuksesan album self titled-nya dulu.

    Dibandingkan dengan album pertamanya, album kedua putri musisi kenamaan Erwin Gutawa berusia 15 tahun ini tentunya makin matang dan terasah. Apalagi, Gita turut ambil peranan dalam album ini, entah urun suara untuk pemilihan konsep lagu ataupun urun lirik. Bahkan Gita juga mengarang satu lagu full lirik dan musiknya dalam Ayo, Come On.

    Ada satu hal yang terasa cukup signifikan di sini. Konsep orkestra yang amat lekat dengan suara Gita di sini di-blend dengan konsep band. Jangan salah, dengan kepiawaian Gita, hasilnya bisa diacungi dua jempol.

    Gita juga merangkul beberapa pengarang lagu top tanah air, semisal Melly Goeslaw, Dewiq, Maia, Eross, dan tentunya sang ayah sendiri, Erwin Gutawa.

    Dibuka dengan lagu Parasit, pendengar akan langsung dibawa ke dalam dunia muda Gita yang penuh dengan asam manisnya cinta monyet yang unik dan lucu. Mendengar liriknya, mau tak mau kita terseret ke dalam kenangan pelajaran Fisika, Biologi, dan Geografi yang banyak menjadi momok siswa SMP dan SMA, seumuran Gita. "Dehidrasi di Gurun Sahara/ Hilang di Segitiga Bermuda/ Pergi kau ke luar angkasa/ Hypothermia di Samudera Antartika/ Dan jangan kembali/ Kau memang parasit"

    Lalu disusul dengan Harmoni Cinta, yang masih bertutur tentang cinta, yang amat mewah dengan sentuhan orkestra. Tak heran, lagu ciptaan Melly ini diiringi oleh The City Prague Philharmonic Orchestra.

    Lagu-lagu unik dan lucu yang catchy juga banyak ditawarkan di album ini (yang sepertinya juga masih merajai selera pasar). Buktinya, Malu Tapi Mau, yang dinyanyikan Gita bersama dengan Duo Maia. Walaupun akhirnya gaya Gita jadi 'ketularan' centil seperti Duo Maia, namun suaranya tetap berkarakter, tak tenggelam dengan suara sengau Mey Chan dan suara nakal Maia.

    Kembali di lagu Salah Jatuh Cinta, yang amat nge-band, Gita tetap menawarkan ornamen lengkap. Tak heran jika lagu ini terasa seperti lagu anak band, Gita menciptakan lagu ini bersama Dewiq yang tenar dengan lagu santai namun catchy-nya.

    Namun yang paling terdengar menonjol tak salah lagi adalah lagu Remember. Dengan sentuhan alat musik tradisional, lirik campuran Indonesia dan Inggris, dan lantunan bak sinden dari Gita, membuat lagu ini benar-benar patut diberi standing applaus jika diibaratkan pentas teater. Mengingatkan kita pada keapikan musik Chrisye yang selalu legendaris. Dan ternyata memang Gita me-remake salah satu lagu almarhum musisi kenamaan itu, Aku Cinta Dia, dengan kemasan lebih remaja.

    Bagi yang suka lagu slow dan minimalis, jangan khawatir. Gita juga memberikannya dalam lagu ciptaan Glenn Fredly, Selamat Datang Cinta, dan juga dalam Meraih Mimpi (yang bakal jadi soundtrack film animasi Indonesia MERAIH MIMPI), Lullaby, When You Wish Upon Star (remake theme song Disney), dan Melangkah Lagi (buah karya Yovie Widianto bekerja sama dengan Eross dan Gita). Akhir kata, semoga saja Gita tak akan kesulitan mempersiapkan album ketiganya agar tidak ter-overshadowing oleh album keduanya yang marvellous ini. (kpl/npy)

    more
  • Bookmark and Share
  • 'WAKING UP,' OneRepublic Tak diburamkan Oleh Kesuksesan! Kesuksesan album kedua. Kalimat ringkas dan jelas yang bisa jadi sebuah monster besar bagi para musisi yang langsung mendapatkan kesuksesannya saat meluncurkan album debut mereka. Tentu saja, saat mereka mengeluarkan album pertama dan tiba-tiba menjadi bintang dari bukan siapa-siapa, mereka pun harus berusaha ekstra keras untuk membuktikan kualitas dan kemampuan musikalitas mereka. Menunjukkan bahwa, "Nah, album pertama bukan hanya keberuntungan kami, tapi karena talenta kami, yang akan kami tunjukkan untuk seterusnya dalam keeksisan kami."

    Bukan rahasia lagi jika banyak dari mereka yang akhirnya gagal mengulang kesuksesan album pertama mereka - atau bahkan single pertama mereka. Itulah akhirnya muncul istilah one hit wonder yang digunakan secara luas dan jadi frase umum saking banyaknya kasus seperti itu bermunculan.

    Sementara itu, OneRepublic pun akhirnya mengerahkan segala kemampuan mereka untuk membuktikan mereka benar-benar berkualitas, baik di album pertama, maupun di album-album selanjutnya. Dan itu dibuktikannya dalam album kedua mereka, WAKING UP. Kali ini mereka tak perlu 'meminta bantuan' dari musisi papan atas Timbaland seperti yang dialami oleh single Apologize mereka (yang akhirnya jadi terasa lebih RnB daripada pop-rock) karena mereka sudah bisa berdiri sendiri dengan cukup mengesankan.

    Pemilihan judul album WAKING UP rupanya benar-benar pas dengan materi yang ditawarkan OneRepublic dalam album kedua setelah DREAMING OUT LOUD. Bisa jadi jika dalam album pertama mereka berusaha menggapai mimpi mereka untuk menunjukkan karya musik mereka di mata dunia (dan berhasil), kali ini mereka ingin bangun, bangkit, dan menunjukkan (sekali lagi) di mata dunia jika mereka tidak hanya dininabobokkan oleh kesuksesan album perdana, OneRepublic is waking up with their brand-also-rocking-new album.

    Dibuka dengan track Made for You, OneRepublic rupanya mencoba meyakinkan para pendengarnya jika mereka tidak salah pilih telah mengambil CD mereka dari rak, "Karena semua ini memang kami buat untuk kamu."

    Bahkan mereka memasukkan bagian chorus dari lead single mereka, All The Right Moves, ke dalam track pertama itu. "All the right friends in all the right places. All the right moves in all the right faces." Seolah mempengaruhi, inilah memang pilihan yang benar. Dan memang, album ini merupakan sebuah album story telling dengan kisah yang runut.

    Berlanjut dengan single pertama di album kedua, All The Right Moves, yang benar-benar catchy dan tak heran bisa mengulang kesuksesan Apologize dalam album pertama mereka.

    Bisa dibilang, dalam album kedua mereka yang berisi 13 lagu ini, banyak track yang bisa diunggulkan untuk jadi next single. Misalnya saja Secret yang jelas OneRepublic banget, Everybody Loves Me yang begitu ceria dan bersemangat, dan Good Life yang cocok jadi radio hit.

    Bahkan untuk penggemar lagu-lagu tak terlalu nge-beat, OneRepublic pun hadir dengan All This Time, Fear, Lullaby, dan Shout yang jadi track penutup WAKING UP. Meski track ini tak terlalu menonjol jika dibandingkan dengan track-track mereka yang lain, tenang saja, bukan berarti they aren't worth listening. Bahkan track Waking Up yang 'dipinjam' jadi judul album pun tak lebih menonjol dari mereka.

    Bagi penggemar OneRepublic yang jatuh cinta saat mendengarkan album pertama mereka, jangan khawatir. Mereka masih OneRepublic yang sama. Dengan music pop-rock cenderung RnB yang sama, suara Ryan Tedder yang bisa melengking kuat, lirik sederhana penuh makna, dan sentuhan piano dan strings yang agak susah menemukan main role-nya karena suara gitar yang dominan. Jangan lupa kesenangan mereka untuk bermain loncat nada dalam track-track mereka, menggambarkan orang yang kehilangan tujuan mereka, mencari-cari, sadar, dan akhirnya melompat balik ke right track mereka (untuk yang satu ini, coba dengarkan Missing Person 1&2, Anda akan langsung menyetujuinya).

    Well yeah, OneRepublic is WAKING UP dan tak terlena akan kesuksesan album debut mereka. (kpl/npy)

    more
  • Bookmark and Share
  • "KOTAK" Still Rocking With 'Pelan–Pelan Saja' Kotak is Rock. Kata itu sepertinya tak berlebihan bila menilik raupan prestasi band yang diawaki Tantri (vokal), Cella (gitar), Posan (drum), dan Chua (bass) di tahun 2009 ini. Lewat album KOTAK KEDUA mereka berhasil menyabet trofi Grup Rock Terbaik dan Album Rock Terbaik AMI 2009. Selain itu mereka juga diganjar sebagai Grup Pendatang Baru terbaik versi Anugerah Planet Musik 2009 dan dinobatkan sebagai Most Favourite Breakhtrought Artist 2009 dari MTV Indonesia Awards.

    Prestasi itu juga tak lepas dengan meroketnya penjualan album KOTAK KEDUA yang konon Ring Back Tone alias RBT-nya berhasil menembus sampai angka enam digit. Tercatat single hits Beraksi dan Masih Cinta punya andil besar dalam mendongkrak popularitas Kotak. Uniknya dua single hits tersebut mempunyai karakter saling berbalik. Beraksi ngerock habis, Masih Cinta slow. Disebut–sebut lagu Masih Cinta merupakan prototype model lagu ballad Kotak. Walhasil, Kotak gahar di panggung dan tak termehek–mehek untuk lagu patah hati.

    Kalau mencatut pernyataan Tantri, album KOTAK KEDUA pada dasarnya mempunyai dua porsi besar yang terbagi lagu untuk panggung dan lagu untuk pasar. "Dan ini bisa kita bedakan pada saat mendengarkannya," tutur pengidola Armand Maulana ini. Hal ini juga tak lepas dari filosofis nama Kotak itu sendiri, yang berarti 4 sisi dan 4 sudut yang bersatu menjadi bidang kotak yang menggambarkan 4 orang yang berbeda karakter namun menjadi 1 dalam musik.

    Sejatinya, formasi Kotak saat ini merupakan formasi jilid kedua sejak terbentuk pada tahun 2004 silam. Berawal dari ajang DREAM BAND, Kotak yang saat ini dinaungi Warner Music dulunya diawaki Cella (gitar), Ices (bass), Posan (drum), dan Pare (vokal). Mereka melahirkan satu album debut berjudul KOTAK.

    Di tahun 2007, Ices dan Pare undur diri. Posisi keduanya digantikan Chua dan Tantri. Kegamangan pun sempat menyergap Tantri sebagai vokalis pengganti. "Karena vokal Pare yang sudah lekat di Kotak," tutur Tantri. Sempat ia berpikir untuk meneruskan karakter vokal Pare, sebelum akhirnya memilih karakter vokalnya sendiri. Tak dinyana vokal renyah Tantri membawa hoki tersendiri dan klop untuk lagu–lagu ballad khas Kotak. Sebagai band penganut aliran modern rock yang sedikit dark efek dari pengaruh warna Evanessence terdengar gahar menampilkan sound distorsi ala nu metal dengan teknik solo gitar Cella yang keren.

    Pun begitu Cella, sebagai salah satu pioner Kotak tidak berani menyebut formasi saat ini sebagai yang tersolid. "Kalau dibilang solid tidak tahu. Menilik di album pertama kita bilang solid nyatanya ganti. Kami menyikapi pergantian personil secara profesional kerja saja. Kita berusaha melakukannya secara maksimal," kata Cella di Akmani Hotel.

    Dan ini coba mereka buktikan saat pengerjaan single kotak terbaru bertitel Pelan–Pelan Saja. Lagu ini disebut–sebut sebagai jembatan Kotak menuju album ketiganya. Praktis lagu Pelan–Pelan Saja mereka dapat dalam tempo 4 jam. Berawal dari jamming dengan Pay di Palu Studio selama dua jam, Dewiq berhasil mengembangkan lirik dalam tempo dua jam berikutnya. "Di sini semua berjalan secara mengalir saja," tukas Tantri.

    Hebatnya lagi, Tantri secara cepat dapat menjiwai lagu tersebut. "Gampang mendalaminya karena aku mengalaminya," celoteh Tantri. Lagu Pelan–Pelan Saja bertutur tentang soal cara melupakan mantan dan hampir semua orang pernah mengalaminya. "Ini bagian dari kisah nyata," ujar vokalis yang sejak SMP sudah ngeband ini.

    Untuk mendapatkan greget yang lebih, vokal Tantri di-direct Dadang dan Dewiq. "Di sini aku latihan vokal dari range yang rendah sampai tinggi, sampai harus menemukan desahan," sambung Tantri lagi.

    Di dalam lagu bertempo medium ini, menjadi sentuhan langsung pertama bass Chua. "Kalau yang dulu aku masuk pas lagu sudah jadi, hanya tinggal nerusin saja. Akhirnya kerja beneran deh," seloroh pemilik nama komplit Swasti Sabda Tantri ini.

    Dus, ini bukan akhir dari perjalanan mereka. Pencapaian Kotak saat ini tak lain merupakan satu bagian klimaks dari senggama panjang mereka dengan musik rock. Dan Pelan–Pelan Saja merupakan awal dari bersetubuh Kotak dengan musik rock untuk album berikutnya. Artinya Kotak still rocking with Pelan–Pelan Saja. (kpl/wwn/npy)


    sumber: Kapanlagi

    more
  • Bookmark and Share
  • OST Get Married 2 : 14 Lagu dari Slank Kesuksesan Get Married tak bisa lepas dengan Slank. Di seri pertamanya, Slank menyuguhkan lagu 'Pandangan Pertama' sebagai soundtrack film ini. Sesuai dengan filmnya, irama lagu dimana Nirina Zubir ikut berdendang dengan Kaka ini terdengar centil. Tak pelak, lagu ini sukses dipasaran berbarengan dengan lakunya Get Married.

    Di sekuelnya, sang sutradara Hanung Bramantyo kembali menggamit Slank sebagai pembuat music score dan soundtrack. Selain karena ngefans dengan Slank, Hanung mengaku "membaca skenario, saat hunting lokasi, saya hanya kepikiran Slank". Di Get Married 2 ini, tak tanggung-tanggung, Slank menyumbangkan 14 lagu milik mereka untuk mengulang kesuksesan di prekuelnya.

    Seperti sebelumnya, kali ini Nirina yang tengah hamil pun kembali 'dipaksa' bernyanyi. Dari 14 lagu, Slank membuat 2 lagu baru yang bertajuk 'Cinta Kita' dan 'Piss'. Sisanya, lagu-lagu lama dari Slank seperti 'Ku Tak Bisa' atau 'Terlalu Manis'. Ada sedikit perbedaan dengan 'Pandangan Pertama' yang berirama centil dan menggoda, 2 lagu baru ini sedikit lebih 'dewasa', mungkin juga karena disesuaikan dengan cerita dalam film dimana tokoh-tokohnya sudah masuk ke dunia pernikahan dan keluarga.

    Proses pembuatan music score dan soundtrack terbilang ngebut. Hanya 3 hari saja! Namun Abdee, gitaris Slank mengatakan bahwa "waktu ngerjain yang kedua ini lebih fun, karena kita sambil nonton adegan-adegan yang lucu-lucu. jadi nggak berasa!". Bimbim pun menambahkan, "soundtrack di pertama dan kedua ini (Get Married-red) sama-sama bagus. Tapi yang kedua lebih bagus!". Nah, penasaran kan? Kalau sudah lihat filmnya, jangan sampai lupa beli soundtracknya! (lit)

    more
  • Bookmark and Share
  • Soundtrack He's Just Not That Into You, Album Yang Memanjakan Telinga

    Buat para pecinta musik Rock, Metal, atau musik yang memekakkan telinga lainnya, jangan berharap banyak di album soundtrack He's Just Not That Into You ini. Karena seluruh lagu di album ini benar-benar akan memanjakan pendengarnya dengan sentuhan lagu yang lembut dan easy listening.

    Di awali dengan sentuhan jazzy Corinne Bailey Rae lewat lagunya “I'd Like To”, yang bisa dijadikan teman untuk melewati sore hari sambil menikmati secangkir teh. Beranjak ke lagu kedua, dengan lagu terbaik dari album terbaru My Morning Jacket's, "I'm Amazed". Dua lagu mellow tersebut sangat cocok menemani waktu istirahat anda.

    Di lagu ketiga, anda akan dibawa kembali ke era 80-an lewat lagu The Human League's “Don't You Want Me”, yang dipastikan akan membuat anda ikut bernyanyi. Turut hadir juga The Cure, band legendaris dengan lagu lawasnya ““Friday I'm In Love” yang disajikan di penutup film.

    REM dengan lagunya "Supernatural Superserious", menjadi lagu terkeras diantara lagu-lagu mellow di album ini. Lagu “Madly” oleh Tristan Prettyman, “By Your Side” oleh The Black Crowes, “I Must Be High” oleh Wilco and “Can't Hardly Wait” oleh The Replacements, termasuk lagu terbaik dalam album ini, lagu bertemakan cinta dan kasih sayang tersebut dibalut dengan melodi yang sangat memanjakan telinga.

    Di album ini, band disco punk, The Ting Tings' juga turut andil dengan lagunya “Fruit Machine”. Lily Allen pun tidak mau ketinggalan lewat lagu hitsnya “Smile”.

    Yang menarik adalah album ini ditutup oleh Scarlet Johannson yang berperan sebagai Anna dalam film ini lewat lagu cover version Jeff Buckley, “Last Goodbye”.

    Jika anda ingin menenangkan hati dan telinga anda, tidak ada salahnya anda coba mendengarkan keseluruhan lagu di album ini.(eM.Yu)

    Track List:

    01. Corrine Bailey Rae - Id Like To
    02. My Morning Jacket - I'm Amazed
    03. The Human League - Dont Want You To
    04. R.E.M. - Supernatural Superserious
    05. Tristan Prettyman - Madly
    06. Talking Heads - This Must Be The Place (Naive Melody)
    07. The Black Crows - By Your Side
    08. Wilco - I Must Be High
    09. James Morrison - You Make It Real
    10. Maroon 5 - If I Never See Your Face Again
    11. The Replacements - I Cant Hardly Wait
    12. The Ting Tings - Fruit Machine
    13. Lily Allen - Smile
    14. Keane - Somewhere Only We Know
    15. Erin McCarley - Love, Save The Empty
    16. The Cure - Friday Im In Love
    17. Scarlett Johansson - Last Goodbye

    more
  • Bookmark and Share
  • Soundtrack New Moon : Muse Tetap Setia Film New Moon akhirnya telah siap dirilis. Film garapan Chris Weitz ini memang sudah banyak dinantikan para penggemarnya nyaris di seluruh belahan bumi. Seperti yang bisa dilihat di account twitter 21cineplex.com sudah ratusan orang yang menanyakan kehadiran film tersebut. Tenang saja, tepat tanggal 21 November 2009 Anda sudah bisa menikmati film kisah percintaan vampir tersebut. Hmm...tapi rasanya kurang jika sebuah film tanpa soundtrack.

    Untuk New Moon, sebanyak 15 lagu akan dipersembahkan, lebih banyak dari Twilight yang hanya berisikan 12 lagu. Masih mengandalkanband-band dengan genre rock, alternative rock, dan indie rock. Dibuka dengan aksi dari Death Cab for Cutie sebuah rock indie dengan membawakan “Meet Me on the Equinox”. Lalu lagu kedua Anda akan disambut dengan lagu “Friends” dari Band of Skulls, yang siap menendang telinga Anda lewat intro gitar-nya.

    Di lagu ketiga dapat dipastikan Anda dapat mengenali karakter suara dari sang vokalis band yang cukup melegenda Thom Yorke, lewat “Hearing Damage”. Jangan harap Anda akan mendengar balutan sound ala Radiohead. Dengan pemakaian metronom keyboard didalamnya Anda akan rasakan sound yang sangat impresif. Lykke Li akan melanjutkan track berikutnya dengan lagu “Possibility”, sebuah effort yang minimalis dan simple dengan hanya piano based yang hampir acapella.

    The Killer segera membunuh Anda dengan lagunya “A White Demon Love Song”, dilanjutkan oleh nuansa gitar akustik oleh Anya Marina lewat “Satellite Heart”. Yang masih setia mengisi original soundtrack film saga ini adalah Muse. setelah di Twilight menyajikan Supermassive Black Holes-nya, kini Muse dari album The Resistence-nya memberikan “I Belong to You”. Sebuah lagu yang cukup santai untuk dinikmati dengan perpaduan gitar, piano, dan suara mendayu ala Matthew Bellamy.

    Nuansa gelap akan menyelimuti Anda ketika Bon Iver and St. Vincent membawakan “Rosyln”. Dan musik akustik alternative akan membuat Anda berdendang bersama Black Rebel Motorcycle Club lewat “Done All Wrong”. Di track selanjutnya ada Hurricane Bells yang membawakan “Monsters” yang cukup untuk dinikmati.

    Selanjutnya Anda harus mendengarkan lagu yang cukup unik dibwakan oleh Sea Wolf lewat “The Violet Hour”. Dilanjutkan oleh OK Go dengan lagu sepanjang 3 menit 18 detik dengan membawakan “Shooting the Moon”. Lalu “Slow Life” oleh Grizzly Bear featuring Victoria Legrand yang terdengar sangat lambat. Kembali alunan piano akan menyambut Anda pada “No Sound But the Wind” berhasil dibawakan dengan ciamik oleh Editor. Ditutup kembali lewat alunan piano Alexandre Desplat pada “New Moon (The Meadow)”.

    Hmm..jadi sebelum nonton filmnya, tidak ada salahnya jika Anda menikmati terlebih dahulu Original Soundtrack yang telah laku 150 ribu kopi di Minggu pertama rilisnya ini, dipastikan lebih seru deh nontonnya! (eM.Yu)

    more
  • Bookmark and Share

Teman-Teman Menyapa

Free Shoutbox by ShoutCamp

Related Link

Search Engine Submission - AddMe Marketing & SEO Blogs

Komentar Terbaru