kata kita

Showing posts with label enterpreneur. Show all posts
Showing posts with label enterpreneur. Show all posts
  • KISAH SUKSES SOICHIRO HONDA "Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya", Soichiro Honda

    Pernakah Anda tahu, sang pendiri "kerajaan" Honda - Soichiro Honda – sebelum sukses diraihnya ia banyak mengalami kegagalan? Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. "Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda," tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.

    Kecintaannya kepada mesin, mungkin 'warisan' dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya.

    Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang. Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri. Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.

    Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.

    Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.

    Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah - pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan

    pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah. "Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya," ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.

    Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali. Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal. Akhirnya, tahun 1947, setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, "sepeda motor" – cikal bakal lahirnya mobil Honda - itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok. Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi "raja" jalanan dunia, termasuk Indonesia.

    Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. "Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya", tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru. Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin.


    5 Resep keberhasilan Honda :


    * Selalu berambisi dan berjiwa muda.
    * Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.
    * Senangi pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja senyaman mungkin.
    * Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
    * Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.

    Trial and error Untuk meraih kesuksesan, Anda perlu melakukan trial and error. Hal ini merupakan salah satu tolok ukur untuk menggapai kesuksesan. Tinggal sejauh mana kita mau dan berani mencoba kembali kegagalan itu. Sebelum mencoba lagi, pikirkan masak-masak langkah yang akan ditempuh. Kalau pun terjadi kesalahan kembali, jangan ragu-ragu melakukan perbaikan dan terus mencoba sampai Anda berhasil mengatasinya. Kunci utama trial and error adalah kerja keras dan tetap semangat.

    Nah dengan demikian, Anda telah berdamai dengan kegagalan. Sehingga kegagalan bukan lagi momok yang menakutkan. Melainkan sesuatu yang harus dihadapi dan dilawan agar kegagalan itu tidak menggerogoti hidup Anda. Semoga Sukses…..!

    more
  • Bookmark and Share
  • ekspresi khas dari kebanyakan lulusan Universitas Ada ekspresi khas dalam wawancara pekerjaan dari kebanyakan lulusan Universitas, bila ditanyakan, "Bagaimana kamu melihat hidupmu tiga tahun mendatang?".

    Bersikap Percaya Diri

    Ada ekspresi khas dalam wawancara pekerjaan dari kebanyakan lulusan Universitas, bila ditanyakan, "Bagaimana kamu melihat hidupmu tiga tahun mendatang?". Pengalaman saya jarang menemukan sarjana baru yang secara spontan menggambarkannya dengan baik apa yang ada dalam pikirannya. Kebanyakan malah memberikan reaksi dengan body-language yang standard: mata melirik ke atas (seolah-olah mencari cicak di langit-langit), kemudian memandangi lagi si pewawancara sambil tersenyum lebar, sembari kemudian berkata bingung, "Bagaimana ya?".

    Ada banyak orang yang hidup bagaikan kepompong. Tidak tahu apa yang harus diperbuat dengan masa depan hidupnya. Mereka tidak mempunyai konsep diri yang jelas, sehingga ia merasa sendirian, gelap dan menakutkan. Padahal semua kepompong mempunyai potensi (potential within) untuk menjadi seekor kupu-kupu yang cantik. Kepompong terlalu cepat menghukum dirinya sendiri, ia tidak tahu bahwa dia harus mengalami transformasi untuk menjadi kupu-kupu yang cantik.

    Kita semua bukanlah kepompong. Kita semua tahu, suatu saat kita akan menjadi "kupu-kupu" yang cantik. Bukankah kita semua sudah dilengkapi dengan potensi diri masing-masing? Yang kita perlukan sekarang adalah secara aktif masuk dalam proses "transformasi diri" yang sebenarnya sangat terbuka dengan berbagai macam kemungkinan. Jangan cepat menganggap Anda sendirian, gelap dan takut dengan apa yang Anda hadapi sekarang ini. Itu semua adalah bagian dari proses transformasi yang sedang Anda jalani. Percayalah. (tt/dbs)


    sumber: CDC FTUI

    more
  • Bookmark and Share
  • TIPS dan TRIK MEMBELI FRANCHISE Banyak orang memimpikan mempunyai dan menjalankan bisnis sendiri, tetapi tidak ingin mengambil resiko dengan memulai dari awal. Membeli franchise adalah jawabannya. Dengan membeli franchise, anda akan diberi format dan sistim yang dibangun oleh franchisor, hak untuk memakai nama franchisor untuk jangka waktu tertentu dan asistensi dalam menjalankan bisnis. Membeli franchise memang mengurangi resiko investasi karena anda langsung akan berasosiasi dengan perusahaan yang telah memiliki nama, akan tetapi membeli franchise dapat menjadi mahal. Anda juga mungkin akan diminta untuk melepaskan sebagian besar kontrol dari usaha anda, dan harus melakukan kewajiban-kewajiban tertentu sesuai kontrak dengan franchisor.

    Berikut adalah beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan dalam membeli sebuah franchise :

    - Biaya Franchise : Yang mungkin tidak bisa di-refund, dapat berkisar dari puluhan sampai ratusan juta bahkan milyaran rupiah.

    - Pembayaran Royalti : Anda biasanya harus membayar royalti kepada franchisor meskipun usaha anda belum menghasilkan income yang memuaskan. Royalti biasanya berdasarkan penjualan kotor per bulan. Selain itu, royalti juga dibayar untuk hak menggunakan nama franchisor.

    - Biaya Advertising : Anda mungkin harus membayar biaya advertising. Sebagian dari biaya ini mungkin akan digunakan untuk membiayai advertising secara nasional, atau menarik franchisee baru, yang tidak langsung mempunyai efek terhadap target market outlet anda.

    - Kontrol : Untuk memastikan keseragaman, franchisor akan mengontrol bagaimana franchisee melakukan usahanya. Hal ini dapat membatasi anda dalam mengambil keputusan berdasarkan intuisi bisnis anda sendiri.

    - Terminasi & Renewal : Anda dapat kehilangan hak franchise anda bila anda melanggar kontrak. Selain itu, hak franchise ada jangka waktunya. Setelah itu, tidak ada jaminan anda dapat membaharuinya (renewal). Franchisor bisa saja memutuskan kontrak jika anda, sebagai contoh, gagal membayar royalti atau gagal memenuhi standard performance. Jika hak franchise anda dihentikan, maka anda akan kehilangan investasi anda. Perjanjian franchise bisa untuk 5, 10 atau 20 tahun. Setelah itu, franchisor bisa saja menolak untuk memperbaharui kontrak franchise anda.

    Jadi sebelum memutuskan membeli franchise, pertimbangkan hal-hal di atas, dan pelajari kontrak dengan detail.

    Hal-hal lain yang penting pula anda jadikan pertimbangan, antara lain : dana yang tersedia untuk anda investasikan, tujuan anda berinvestasi, kemampuan anda, produk dan jasa apa yang anda sukai untuk menjualnya, bagaimana track-record dari franchisor, sudah berapa franchise yang dibuka dan berhasil, training yang disediakan, berapa jauh dari outlet anda seseorang dapat membuka franchise yang sama, apakah anda harus membeli supply/produk dari franchisor (jika ya, apakah harganya kompetitif), apa yang disebut dalam kontrak tentang kepemilikan, apakah anda bisa menjual franchise anda pada orang lain jika anda kehendaki, jika anda ingin meneruskan kontrak saat expired apakah secara otomatis akan diperbaharui, jika nantinya anda ingin mengubah outlet anda menjadi bisnis yang independen apakah dimungkinkan, bagaimana perselisihan akan diselesaikan, kriteria apa yang digunakan franchisor untuk memilih franchisee, berapa besar market yang anda jadikan sasaran dan bagaimana tingkat kompetisinya.

    Disamping itu, sebelum anda memutuskan membeli franchise, penting untuk meminta list nama dan alamat franchisee yang lain. Telpon atau kunjungilah mereka dan tanyakan mengenai pengalaman mereka.

    Dengan berhati-hati dalam membeli franchise, akan meningkatkan kemungkinan keberhasilan anda. Banyak franchise yang baik, dimana franchisor benar-benar memberikan asistensi dan kemudian tumbuh berkembang bersama franchisee-nya. Tetapi ada pula yang hanya tertarik dengan franchise fee anda.



    more
  • Bookmark and Share
  • Peluang Bisnis Riil Untung Buaannyaaak, Pemasaran Ice Cream Mr Cool Sedikit Informasi tentang peluang dengan hasil pasti dan bisnis riil, Di buka lowongan pemasaran agen untuk distribusi pemasaran Ice Cream Mr Cool, hanya dengan modal awal Rp. 1.100.000 anda mendapatkan keuntungan Rp. 3.000.000,- per bulan dengan modal tersebut anda mendapatkan fasilitas bahan sebagai berikut :

    1. Bahan ice cream MR COOL 2400 sachet atau 10 karton
    2. Sprayer Water modifikasi alat suntik untuk mengisi es 2 buah
    3. 10 dus sterefum box untuk media penjualan ke sekolah2 TK, SD, SMP, Kios atau TPA
    4. Lem tembak lilin 1 buah dan 10 isi lem lilin

    Wilayah Jatim dan Jateng harga pasaran jual Rp. 500,-
    Wilayah di luar Jatim dan Jateng bisa di jual Rp. 1.000,-

    Contact Person :
    HERI PURNOMO
    (0354)688445 - (0354)7076777
    087858740840 - 081234235533
    Kunjungi : http://ice-mrcool.blogspot.com

    more
  • Bookmark and Share
  • Entrepreneur "Pengusaha" Seorang pengusaha adalah seseorang yang telah memiliki usaha baru, usaha atau ide dan mengasumsikan pertanggungjawaban signifikan risiko yang melekat dan hasil. Istilah ini awalnya loanword dari bahasa Perancis dan pertama kali didefinisikan oleh ekonom Irlandia Richard Cantillon . Pengusaha dalam bahasa Inggris adalah istilah yang diterapkan pada tipe kepribadian yang bersedia mengambil ke atas dirinya sendiri usaha baru atau perusahaan dan menerima tanggung jawab penuh atas hasilnya. Jean-Baptiste Say, seorang ekonom Perancis diyakini telah menciptakan kata "pengusaha" pertama di sekitar 1800. Dia mengatakan seorang pengusaha adalah "seseorang yang melakukan suatu perusahaan, terutama kontraktor, bertindak sebagai intermediatory antara modal dan tenaga kerja."

    Latar belakang

    Kewirausahaan seringkali sulit dan rumit, sehingga banyak usaha-usaha baru gagal. Kata pengusaha sering identik dengan pendiri. Paling umum, istilah pengusaha berlaku bagi seseorang yang menciptakan nilai dengan menawarkan produk atau layanan, dengan ukiran sebuah ceruk di pasar yang mungkin tidak ada saat ini. Pengusaha cenderung untuk mengidentifikasi dan mengeksploitasi peluang pasar dengan mengorganisasikan sumber daya mereka secara efektif untuk mencapai suatu hasil yang mengubah interaksi yang ada dalam sektor tertentu.

    Pengamat melihat mereka sebagai orang yang bersedia menerima tingkat tinggi pribadi, profesional atau risiko finansial untuk mengejar kesempatan.

    Bisnis pengusaha dipandang sebagai dasarnya penting dalam masyarakat kapitalistik. Beberapa membedakan pengusaha bisnis sebagai "pengusaha politik" atau "pengusaha pasar," sementara pengusaha sosial 'tujuan utama mencakup pembentukan sosial dan / atau manfaat lingkungan.

    Sebagai pemimpin

    Scholar Robert. B. Reich menganggap kepemimpinan, kemampuan manajemen, dan tim-bangunan sebagai kualitas penting dari seorang pengusaha. Konsep ini mempunyai asal-usul dalam karya Richard Cantillon dalam Essai sur la Nature du Commerce en général (1755) dan Jean-Baptiste Say (1803 atau 1834) [Catatan 3] dalam Treatise on Political Economy.

    Sebuah teori yang lebih umum dipegang adalah bahwa pengusaha muncul dari populasi pada permintaan, dari kombinasi peluang dan orang-orang baik-diposisikan untuk mengambil keuntungan dari mereka. Seorang pengusaha mungkin menganggap bahwa mereka adalah di antara sedikit untuk mengenali atau mampu memecahkan masalah. Dalam pandangan ini, satu penelitian di satu sisi distribusi informasi yang tersedia untuk calon pengusaha (lihat Austria Sekolah ekonomi) dan di sisi lain, bagaimana faktor-faktor lingkungan (akses ke modal, persaingan, dll), perubahan tingkat masyarakat yang produksi pengusaha. [rujukan?]

    Seorang teoretisi terkemuka Austria Sekolah dalam hal ini adalah Joseph Schumpeter, yang melihat pengusaha sebagai inovator dan mempopulerkan penggunaan ungkapan pembinasaan kreatif untuk menggambarkan pandangannya mengenai peran pengusaha dalam norma-norma bisnis yang berubah. Penghancuran kreatif ditangani dengan perubahan aktivitas kewirausahaan membuat setiap kali proses baru, produk atau perusahaan yang memasuki pasar.

    Penelitian pengusaha

    Schumpeter berpendapat bahwa entrepreneur adalah seorang inovator, salah satu yang memperkenalkan teknologi baru ke tempat kerja atau pasar, meningkatkan efisiensi, produktivitas atau menghasilkan produk atau jasa baru (Deakins dan Freel 2009). Akademisi lain seperti Katakanlah, Casson dan Cantillon, mengatakan pengusaha adalah faktor penyelenggara atau produksi yang bertindak sebagai katalis bagi perubahan ekonomi (Deakins dan Freel, 2009). Belenggu berpendapat bahwa pengusaha adalah individu yang sangat kreatif membayangkan solusi baru menyediakan kesempatan baru untuk hadiah (Deakins dan Freel, 2009). Ini adalah beberapa definisi dari bidang kewirausahaan tetapi menunjukkan kompleksitas dan kurangnya kohesi antara penelitian akademis (Gartner, 2001). Sebagian besar penelitian berfokus pada ciri-ciri pengusaha. Cope (2001) berpendapat bahwa meskipun ciri-ciri kewirausahaan tertentu diperlukan perilaku pengusaha bersifat dinamis dan dipengaruhi oleh faktor lingkungan.


    Shane dan Venkataraman (2000) berpendapat pengusaha semata-mata berkaitan dengan pengakuan dan eksploitasi peluang, namun kesempatan yang diakui tergantung pada jenis pengusaha yang Ucbasaran et al (2001) berpendapat ada banyak jenis tergantung pada bisnis mereka dan keadaan pribadi.

    Social Entrepreneur

    Wirausahawan sosial bertindak dalam pasar yang bertujuan untuk menciptakan nilai sosial melalui peningkatan barang dan jasa yang ditawarkan kepada masyarakat. Tujuan utama mereka adalah untuk membantu memberikan layanan yang lebih baik memperbaiki masyarakat secara keseluruhan dan sebagian besar penduduknya adalah non-profit dijalankan sebagai skema. Untuk mendukung hal ini Zahra et al (2009: 519) mengatakan bahwa "wirausahawan sosial dan beragam membuat kontribusi signifikan kepada komunitas mereka dan masyarakat, mengadopsi model bisnis yang menawarkan solusi kreatif yang kompleks dan terus-menerus masalah sosial". Contoh menjalankan bisnis sosial termasuk NHS dan juga 'Cinta Satu Air' minuman merek.

    more
  • Bookmark and Share
  • Tips Menjadi Karyawan Sukses Ingin menjadi Karyawan yang Sukses? Di senangi sama BOSS/Atasan, meraih karir dengan cepat, naik pangkat terus? Ingin gaji naik? Ingin juga di senangi sama bawahan / asisten Anda? Ingin semua menyenangkan? Di lingkungan kerja terasa nyaman dan selalu bergairah?

    Silahkan baca dan terapkan tips berikut ini di Lingkungan Kerja anda. Beberapa hal yang wajib anda tanamkan di diri anda adalah :

    1. SIKAP

    Pondasi utama yang harus anda lakukan adalah menata sikap, kurangi sikap negative anda dan lebihkan sikap positif anda. Contoh yang bisa membuat anda cepat berkembang dan pintar adalah:

    * Sikap Berpikir Positif

    Apapun hal yang anda hadapi, apapun berita yang anda terima dan keadaan apapun yang sedang menimpa anda, jalani saja dengan sikap positif, tidak cepat mengambil keputusan dan lakukan segalanya menuju arah solusi, dan bukan menuju arah masalah. Jadi jika dimarahin boss pun, berpikir positif saja, mungkin si boss lagi ngetest anda.

    * Sikap Mau Belajar

    Belajarlah terus kepada atasan anda, kalau bisa belajar langsung ke 1, 2 tingkat di atas Anda. Pelajari kelebihan dan sisi Positif dari mereka, Pelajari semua yang bisa membuat mereka senang : Hobbinya , Prestasinya, Spesialisasinya. Pelajari kelemahan mereka, tapi jangan kasih tahu mereka yah. Nah kalo merasa sudah cukup ilmu, cari perusahaan baru yang kasih gaji lebih besar atau bikin usaha baru. Dijamin anda sukses.


    How To Work For An Idiot

    Belajar hal ­- hal biasa bukan berarti anda bodoh ataupun anda kurang mampu. Belajar adalah proses mengasah diri yang terus dilakukan tanpa henti.

    Belajarlah kepada asisten/bawahan anda, seperti halnya anda belajar kepada atasan anda. Berbagilah ilmu dan saling mendukung agar anda mendapatkan support dan dukungan penuh dari bawahan anda, sehingga mereka akan berlaku jujur dan obyektif.

    * Sikap Suka Menolong

    Di suasana kerja, anda harus selalu enjoy dan senang aja menolong. Tidak pandang bulu, semua orang yg ada di lingkungan kerja anda seperti petugas keamanan, office boy, bagian kebersihan dll. Menolong tanpa pamrih, tetapi target anda mencoba orang yang anda tolong merasa Tertolong. Sikap suka menolong biasanya di ikuti dengan sikap pemaaf dan jujur dalam bertindak.

    2. MANAJEMEN DIRI

    Porsi kerja anda harus maksimal, artinya anda harus mengerjakan tanggung jawab yang dibebankan kepada anda yang diberikan oleh Perusahaan sesuai dengan kedudukan/posisi jabatan yang anda sandang harus 150%.

    Artinya yang 50% adalah memang tugas anda, dan yang 100% adalah Tugas bawahan anda. Maksudnya, jika sewaktu ­waktu atasan anda berhalangan atau tidak bisa bekerja, Anda bisa menolong dan membantu tugasnya secara benar. Inilah kesempatan anda di uji oleh Perusahaan, jika anda melakukan dengan benar maka berita bagus akan selalu bersama anda. Tentu saja anda harus melakukannya dengan sepengetahuan atasannya atasan anda, supaya mereka tau andalah the man behind the gun, jadi pujian nggak jatuh di atasan anda terus.

    Anda juga harus siap mengerjakan pekerjaan Atasan anda jika sewaktu ­- waktu mereka berhalangan hadir, jadi bikin anda mandiri dan siap di segala medan. Kalau atasannya atasan anda lihat kan pasti akan merasa nyaman memberi anda gaji yang besar.


    3. MAIN STRATEGY

    Bekerja cerdik dan pintar, bisa mengatur Strategy semulus mungkin. Anda sebisa mungkin tidak selalu memilih ­- milih pekerjaan yg dibebankan pada saat itu, jika menerima hal baru, jalani saja sebagai sebuah ujian diri/tantangan. Jika tidak menerima suatu pekerjaan baru, anda sudah sedikit merasa monoton? Coba lirik dan amati Pekerjaan Atasan anda, kalau perlu pelajari dan lakukan pekerjaan itu bersama Atasan anda, meminta ijin atau mencoba belajar mengerjakan pekerjaan atasan anda adalah HAL yang Special dan patut anda senangi. Ini penting artinya bagi Karir anda!

    Makanya waktu dulu saya selalu Tertawa jika ada teman saya melarang atau mengatakan saya bodoh,..Koq mau ­maunya ngerjain pekerjaan orang lain, gaji udah jelas beda, masak pekerjaan atasan dikerjain sich ? dia bilang begitu.. Saya hanya menjawab, ingin belajar dan tahu pekerjaan atasan itu seperti apa.

    Nah, ternyata ada manfaatnya yg besar sekali. Suatu ketika atasan mendadak sakit, tidak bisa datang untuk bekerja, padahal saat itu pekerjaannya cukup banyak. Nah kesempatan inilah yg harus gunakan sebaik mungkin, sewajarnya dan memang harus perlu membantu mengerjakan pekerjaan atasan tersebut, dan berusaha meyakinkan kepada BOSS besar bahwa semuanya bisa diatasi dan bisa berjalan lancar. Yakinkan BOSS besar anda bahwa semua pekerjaan berhasil baik, jual talenta & skill anda di saat ini.

    Siapa tahu, di saat atasan anda nanti mendapatkan Promosi Karir atau dipindahkan ke Posisi lain, maka 90% atasan anda akan merekomendasikan ke BOSS Besar bahwa anda layak menggantikan Posisi nya.

    4. MENGAMBIL HATI

    Anda harus pandai mengambil hati/mencuri perhatian. Anda mampu melakukan tindakan ­ tindakan yang positif dan cemerlang disituasi yang penting. Anda mampu membuat orang lain merasa nyaman dan menaruh hormat kepada anda. Maaf, bedakan dengan Mencari MUKA. Kalau mencari muka biasanya suatu tindakan membual, Akting layaknya Aktor terkenal disaat BOSS sedang mengamati anda. Mencari muka biasanya dijalankan pada saat ­saat tertentu saja, dan biasanya kegiatan yang dilakukan tidak seimbang dengan kebiasaan waktu - waktu kerja normal. Jadi, pilihlah sikap mengambil hati ya?


    5. BERANI BERKOMPETISI

    Di Posisi Pekerjaan apapun, Kompetisi harus ada. Artinya anda siap bersaing, berkompetisi secara sehat dengan Rekan kerja anda yang Posisi nya setara dengan Anda. Anda tidak bisa menilai bahwa anda akan menang dalam persaingan, kecuali anda bekali dengan Sikap Sabar, Positif dan selalu Belajar terus.

    Berkompetisi di sini bukan berarti anda sibuk mencari kesalahan kesalahan orang lain seperti kerjaannya Pak/Ibu HRD, tetapi justru anda bisa menang dalam persaingan ini jika anda mampu menutupi/membantu mengatasi masalah/kelemahan - kelemahan orang lain.

    Datang dan hadirlah ditengah- tengah rekan kerja anda sebagai seorang juru selamat, seorang pemberi solusi/pemecah suatu masalah.

    Jika demikian, maka suasana Kompetisi tersebut berjalan mulus dan sesuai dengan rencana anda. Dan orang lainpun tidak akan merasa dirugikan.

    Maka coba anda Praktekkan, lalu lihat perkembangan diri anda dalam 1 tahun. Zaman sekarang ini , hal ­- hal dibawah ini sudah dianggap biasa dan nggak terlalu dilirik oleh Atasan & Pemilik Perusahaan:

    * Datang bekerja Tepat waktu/tidak pernah Bolos
    * Rajin bekerja dan Ramah
    * Bekerja sesuai Job
    * Pekerja Keras & Tekun



    Karena hal ­- hal itu sudah biasa dan memang harus begitu. Nah 1 tambahan EXTRA yang bisa mendukung 5 poin diatas adalah Tonjolkan sesuatu yg BEDA dari Anda!

    Beda dalam hal ini sesuatu Skills/Keahlian yang tidak dimiliki kebanyakan orang. Sesuatu hal yang membikin orang lain merasa salut dan anda selalu dibutuhkan dalam urusan ini. Coba temukan sesuatu yg Special di diri anda ?

    Misalnya sesuatu yg Special itu adalah Anda pandai bernegosisasi, Anda Pandai menghibur, Anda selalu membuat orang lain Ketawa, Anda selalu muncul ide - ide cemerlang dan sebagainya. Hal ini kelihatan sepele, tetapi hal inilah yg sering orang lain ingat tentang diri anda.

    Dikutip dari berbagai sumber dengan sedikit perubahan

    more
  • Bookmark and Share

Teman-Teman Menyapa

Free Shoutbox by ShoutCamp

Related Link

Search Engine Submission - AddMe Marketing & SEO Blogs

Komentar Terbaru